Senin, 07 September 2015

[Pomade Review] Schiff Pomade, medium hold



Om Swastiastu

Hi !, kali ini saya kedatangan pomade dari kawan saya di bali yakni Schiff Pomade, seingat saya produk penata rambut ini di produksi di tahun 2015, yang di punggawai oleh bli Rommy Adji Pradhany.
Beliau menghubungi saya dan memberitahukan bahwa dirinya akan mengirim 2 varian pomadenya, namun kali ini saya akan mengulas varian medium hold untuk memulai ulasannya, masif terima kasih saya ucapkan pada bli Rommy. Matur Suksma Bli !

Saya mulai saja ulasannya berikut ini :


Schiff Medium Hold





  • First Thing First
Pomade Schiff ini hadir dengan wadah kaleng slip on, jujur buat saya kurang begitu suka dengan wadah kaleng ini karena mudah berkarat bilamana di simpan di tempat yang lembab.

Dari segi artwok, mengunakan logo padi dan taburan bintang yang membentuk lingkaran, keren ! terkesan sangat elegan.
yang paling membanggakan, ada tulisan : "BREWED IN DEVATA ISLAND" sebagai penduduk bali saya sangat bangga #BalinesePride.
Labelnya saya suka karena menggunakan label transparan, terjadi ilusi optik... seolah olah labelnya menyatu seperti di sablon langsung di kaleng, 
Pomade ini berbahan dasar : beeswax, microcrystalline wax, Petrolatum, Olive Oil, Castor Oil, Mineral Oil & Fragrance

  • First Impression & Scent
Kesan pertama, yang jelas wadahnya saya kurang suka hehehehe maaf, namun bukan berati pomade ini jelek, hanya wadahnya saja yang beresiko mudah berkarat.
Penata rambut klasik ini hadir dengan warna putih bersih dengan menawarkan aroma fresh kiwi,seperti aroma tissue (ini murni penilaian di hidung saya), aromanya cukup enak. Good.



  • Scooping, Tekstur & Aplikasi
Pencolekan pomade ini tergolong agak keras, agak sedikit memerlukan tenaga, saya menduga pomade ini menghasilkan daya hold yang lebih dari sekedar medium hold, kita lihat saja nanti.
Tekstur saat dimainkan jari tergolong unik, seperti waxy namun ada kesan sticky, karena munculnya serat serat fibre saat di mainkan jari, sebuah efek dari bahan microcrystalline wax.
Tekstur


teksturnya berbeda jauh dari pada review review yang pernah saya baca akan pomade ini, menurut pengakuan bli Rommy, ini adalah formula baru dari Schiff.
Perataan di tangan juga agak menggumpal di tangan, sedikit memerlukan tenaga ekstra untuk meratakannya di tangan.
Berbanding lurus dengan pengaplikasian di rambut, dengan kondisi rambut kering tidak lembab... saya merasakan jambakan di awal awal, ini sebuah hal yang wajar bagi saya 

Perataan & Penyisiran 

  • Hold & Shine
Yap memang benar, sesuai dengan ekspektasi saya, pomade ini menghasilkan daya set medium hold, saya mampu membuat pullback ukuran medium di rambut saya, dan rambut saya terlihat lebih bervolume.
Daya kemilau yang dihasilkan tidak terlalu basah, lebih condong kering, tidak seperti pomade lain pada umumnya, shine nya buat saya pribadi suka, karena tidak terlalu mencolok.




HOLD     : 3,8 / 5
SHINE    : 1,9 / 5
SCENT   : 3 / 5 (opini pribadi)
APPLY   : 2,6 / 5

  • Degrease
Untuk menghilangkan pomade ini dari rambut, sepeti biasanya, saya mencoba keramas dengan 1 x shampoo, masih meninggalkan residu build up sekitar 30% , metode guyur dengan air hangat adalah jurus yang paling ampuh untuk menghilangkan residu pomade ini.
  • Conclusion
Kesimpulan akhir untuk pomade yang di produksi pada tahun caka 1973 (2015 masehi) ini adalah dari segi kaleng.... sebuah hal yang sering saya sebut di tulisan ini, saran saya ganti dengan kaleng aluminium screw, karena lebih tahan akan segala kondisi.
Tekstur agak unik menurut saya, waxy - sticky, analisa saya adalah komposisi beeswax & microwax nya seimbang dengan komposisi ini membuat daya set hold pomade ini menjadi lebih mantap ini terbukti hold di rambut saya menjadi medium heavy, dan berefek pencolekan menjadi agak keras dan pengaplikasian di rambut menjadi agak menjambak, dan juga pomade ini membuat rambut saya lebih bervolume atau terlihat lebih tebal, sungguh di atas ekspektasi saya... good.
Daya kilapnya tidak terlalu basah, jika boleh saya bilang, ini tergolong kering, almost matte shine.
Aromanya cukup enak, Fresh Kiwi (ini murni penilaian saya) pas... tidak menusuk hidung.

Demikian ulasan sederhana saya unuk Schiff Medium Hold.
Perlu di ingat, sebelum tulisan ini di pubilsh, saya sudah mencoba pomade ini sebanyak 3 kali, dan hasilnya konsisten.
Berbeda rambut juga berbeda hasil akhir, untuk saya pribadi cukup puas dengan performanya.

Salam Damai Bagi Kita Semua, Cheers !!!!!
#BalinesePride




Tidak ada komentar:

Posting Komentar